Cara dan tips memasang senar biola untuk pemula

1

Seringkali kendala kita ketika pertama kali membeli biola yaitu kita tidak tahu cara menyetem (tuning) biola. Kita harus kerepotan bertanya kesana kemari mencari teman yang bisa membatu kita. Apalagi ketika senar biola kita putus. Makin runyam permasalahan. Pernah ngalamin nggak? gue awal-awal belajar ya gitu. Akhirnya bukannya senar baru kita terpasang. Malahan putus. Haduh. Keselnya itu luar biasa.

Nah disini gue akan memberikan tips, sekaligus memberikan cara agar hal-hal yang pernah gue alamin dulu tidak terulang lagi ke temen-temen semua. Gue tulis secara sistematis ya. Biar enak bacanya.

  1. Copot senar yang lama.

violin_string_peg_2

Nah disini kalian harus sangat ekstra hati-hati ketika melepaskan senar. Karena akibatnya bisa sangat fatal. Yaitu cat biola kalian bisa tergores, bahkan ketika bridge nya jatuh dan tidak seimbang maka biola kalian ada kemungkinan retak ataupun pecah.

Yang harus dipersiapkan yaitu kain atau alas apa aja untuk ditaruh dibawah tailpiece untuk melindungi biola kalian. Selanjutnya kendorkan semua senar perlahan-lahan. Jangan satu-satu. Nanti bridgenya bisa tidak seimbang dan jatuh.

Sesudah semua senar kendor, ambil bridgenya dulu dan dibiarkan tailpiecenya diletakkan ke alas kain yang sudah kita siapkan tadi. Baru deh senar copot satu-satu.

2. Lumasi tuning peg

 

Bukan pake oli ya. hahaha. Tuning biasanya akan mengeras ketika kita sudah lama tidak mengganti senar biola kita. Maka dari itu kita bersihkan dulu biar ga jorok aja. Baru kita lumasi. Ada 2 cara melumasi tuning peg. Pertama, menggunakan pensil. Tujuannya yaitu untuk melicinkan peg kita ketika diputar dirasa sangat keras. Kedua, menggunakan bubuk rosin. Tujuannya agar mengeraskan peg kita yang licin. Nah, sekarang tinggal diliat dulu peg kita. Terlalu licin atau terlalu keras? tinggal kita pake deh pensil atau bubuk rosinnya.

3. Lumasi nut dan bridge.

Alat yang digunakan yaitu sama. Pensil. Agar senar kita ketika diputar tidak tersangkut di serat nut ataupun bridge kita. Lumasi di seluruh bagian biola yang dilewati senar. Seperti nut dan bridge tadi.

Tapi ketika senar kita menggunakan plastik penahan senar yang di bridge, maka tidak dianjurkan untuk dilumasi lagi dengan pensil. Biasanya kasus ini ditemukan di beberapa senar yang senar E nya ada pelindung plastiknya.

9b870e9105cb49ad21957feff968f8bao.png

4. Memasang senar.

pegbox

Mulai lah dari senar yang tuning pegnya terdekat dari nut. Yaitu urutannya seperti ini; senar G, senar E, senar D, dan terakhir senar A. Kenapa? Supaya tidak merepotkan kita nanti ketika melompati senar yang harusnya terpasang lebih dulu.

StringChangeSmall

Gulung senarnya harus rapi tidak boleh acak-acakan. Letakkan senar ke peg, lalu putar secara perlahan dan sesuaikan panjangnya hingga mencapai lubang tailpiece ataupun finetuner. Sebelum dikaitkan ke tailpiece, pastikan senar dalam keadaan tidak tergulung ataupun melintir.

correctangle

Selanjutnya pasang bridge dan letakkan senar biola diatas bridge. Kencangkan dengan perlahan dan selalu perhatikan posisi bridge. Posisinya harus tegak lurus dan tidak mencong kiri kanan. Harus benar-benar presisi.

5. Tuning

Tuninglah dengan perlahan. Tips saya sih. Tuning setiap senar dengan nada turun 1. Misalnya G menjadi F. D menjadi C. A menjadi G. Dan E menjadi D. Agar tidak terlalu kencang dulu, dan senar kita seimbang.

Setelah itu, baru kita kencang sesuai tuning standarnya yaitu GDAE.

6. Sesuaikan sudut peg

Ketika kita lihat dari samping, peg harus dalam keadaan vertikal, bukan horizontal. karena itu merupakan sudut yang paling enak untuk tuning kita nantinya. Dan juga untuk mengurangi kejadian senar tiba-tiba turun ngelos gatau kenapa. Nah kuncinya ya di posisi peg ini. Jadi harus benar-benar sesuai agar kita tidak khawatir senar kita akan turun ketika kita bermain di atas panggung.

Ya cukup sekian dari gue. Oh iya satu lagi tambahan. Untuk senar biola, biasanya untuk beberapa hari tuningnya akan turun terus. Makanya jangan malas untuk mengecek biola kalian. Karena senar biola itu butuh beberapa hari untuk beradaptasi terhadap biola kalian. Thanks udah baca. Yang mau nanya silahkan komen dibawah.

Salam Gesek

Advertisements

Keluarga Biola (String Family)

Image

Keluarga biola terdiri dari empat instrumen; Violin, Viola, Cello, dan Bass. Suara yang diproduksi masing-masing instrumen keluarga biola dihasilkan dengan cara dipetik dengan jari atau menggesek busur rambut kuda ke senar. Setiap instrumen juga mempunyai perbedaan ukuran dan karakter suara yang ingin dihasilkan. Untuk itu, saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang beberapa perbedaan mendasar di antara masing-masing anggota keluarga biola.

  1. Violin. Violin merupakan anggota keluarga biola yang ukurannya paling kecil dan mempunyai karakter suara sopran, yaitu memiliki pitch nada tertinggi. Violin juga instrument yang paling terkenal dikalangan masyarakat. Instrumen ini mempunyai 4 buah senar yaitu; G-D-A-E. Seorang pemain violin disebut Violinist dan dimainkan dengan cara diletakkan diletakkan diatas bahu dan dijepit oleh dagu.
  2. Viola. Viola sangat mirip dengan violin, hanya agak sedikit besar karena ukurannya lebih panjang sekitar 4 inch dibanding violin. Viola mempunyai karakter suara yang lebih rendah yaitu alto. Viola mempunyai kesamaan seperti violin yang dimainkan diatas bahu, akan tetapi senar yang dimiliki viola sedikit berbeda yaitu C-G-D-A. Karakter suaranya dianggap sebagian orang mempunyai nada yang lembut dan manis. Seorang pemain viola disebut Violist.Image
  3. Cello. Cello merupakan singkatan dari kata Violonecello yang berarti biola besar yang agak kecil. Karakter suaranya terbilang lebih rendah dibandingkan violin dan viola karena mempunyai karakter suara Tenor. Cello dimainkan sambil duduk dengan cara dijepit oleh lutut dan disandarkan ke dada pemain. Cello mempunyai 4 senar juga sama seperti viola, C-G-D-A akan tetapi lebih rendah satu oktaf dibandingkan viola. Seorang pemain cello disebut Cellist.Image
  4. Double bass. Double bass terkadang disebut juga string bass, upright bass, bass fiddle, bass violin, contra bass, bass viol, stand-up bass atau bull fiddle. Double bass merupakan keluarga biola yang berukuran terbesar dalam suatu orchestra dan mempunyai nada terendah dibandingkan anggota keluarga biola lainnya. Ukuran Double bass bisa mencapai tinggi manusia dewasa. Double bass bisa dimainkan sambil berdiri maupun duduk di bangku. Mempunyai tuning senar yang sama seperti bass pada umumnya yaitu E-A-D-G. Pemain Double bass disebut juga Bassist.Image

Cara mengetahui bow atau busur biola yang bagus

hpm_0000_0002_0_img0218

Sebagai seorang pemain biola (violinist), mempunyai busur atau bow yang bagus merupakan salah satu hal yang penting.  Dalam membeli bow, hal pertama yang perlu diingat bawa busur yang harganya lebih mahal belum tentu membuat anda bermain biola menjadi lebih baik.   Kualitas bow biola yang baik dapat kita lihat dari beberapa hal:

1. Bahan. 

bahan kayu bow biola

bahan kayu bow biola

Bahan kayu yang bagus untuk stick bow biola biasanya dibuat menggunakan kayu pernambuco yang merupakan kayu asal brazil. Hampir seluruh violinist bownya terbuat dari kayu ini. Tapi sekarang sudah banyak beredar dipasaran bow yang berbahan fiberglass yang “katanya” karakteristik kelenturannya sama dengan kayu pernambuco”. 

Selain stick bow, bahan dari hairbow (rambut busur) juga dianggap penting karena bagian inilah yang berkontak langsung dengan senar biola. Secara tradisional, hairbow biola menggunakan rambut kuda putih. Para pembuat biola telah mencoba beberapa bahan lain sebagai pengganti rambut kuda tersebut, tetapi hasil yang didapat tak sebagus rambut kuda. Busur yang mempunyai hairbow yang buruk itu ibarat sebuah biola yang bersenar jelek.

2. Bentuk

Ada dua bentuk umum bow pada biola yaitu berbentuk bundar dan oktagonal. Beberapa orang beranggapan bahwa bentuk bow yang heksagonal itu lebih bagus dan kuat, dan sebagian lagi berpendapat bahwa bentuk bow yang bundar malah yang lebih bagus. Bentuk bow sebenarnya tidak terlalu penting, yang penting adalah bahannya. Banyak yang saya lihat pemain profesional yang menggunakan bow yang bundar dan heksagonal, tidak mengkhususkan satu bentuk tetapi melihat kenyamanan sang violinist. Jadi, dalam mencari bentuk busur, lebih baik menyesuaikan kenyamanan anda saja.

contoh stick bow yang oktagonal

contoh stick bow yang oktagonal

3. Keseimbangan

Keseimbangan bow biola yang baik itu sangat penting. Berat frog dan ujung biola harus pas. Apabila frog terlalu berat, bow tersebut akan mengalami kesulitan ketika dikontrol dan gesekan dibagian ujung akan terasa kaku, sedangkan apabila bagian depan yang terlalu ringan menyebabkan pemain biola butuh tenaga ekstra untuk menggesek bow bagian ujung.

 

4. Kekuatan dan Kelenturan.

Kekuatan dan kelenturan pada dasarnya bertentangan, namun dua hal ini sangat diperlukan untuk membuat busur menjadi lebih enak digesek dan mampu menghasilkan nada yang baik. Bow yang kuat dapat membuat nada yang lebih powerful dan jelas. Bow juga harus lentur agar nada yang dihasilkan tidak kaku dan kasar.

Untuk mengetahui kekuatan bow biola, kita bisa mengecek dari susah tidaknya dalam memutar screw di pangkal biola. Jika dalam memutar screw tersebut dianggap terlalu mudah atau ringan, kekuatan dan kelenturan bow biola biasanya lemah. Selain itu dapat juga dipastikan dengan menekan hairbow yang telah dikencangkan dengan penuh ke senar biola. Apabila ketika ditekan hairbow menyentuh stick biola, kekuatan dan kelenturan kayu masih belum kuat.

 

5. Lengkungan dan kelurusan.

Bow biola umumnya berbentuk melengkung dari bagian tengah sampai ke ujung bow. Lengkungan ini sangat penting untuk memberi ketegangan pada hairbow ketika dimainkan. Jika bow mempunyai lengkungan yang terlalu melengkung, ini dapat membuat bow menjadi kaku dan jika tidak terlalu melengkung dapat menyebabkan gesekan menjadi lemah. Bow yang berkualitas kurang bagus, lengkungannya akan cepat berkurang dimakan usia karena gesekan yang dilakukan setiap hari. Selain itu, kelurusan bow juga harus penting. Bow yang tidak lurus misalkan terlalu membengkok ke kanan ataupun ke kiri dapat membuat bow menjadi susah untuk dikontrol. Jadi, semakin bagus kualitas sebuah bow, maka akan butuh waktu lama bow mengalami masalah-masalah tadi. Sebenarnya bow yang bengkok dapat diperbaiki oleh ahli pembuat biola, akan tetapi akan berakibat berkurangnya kekuatan bow dalam menggesek.

images (2)

Selamat menggesek!

Pengenalan bagian-bagian biola dan aksesorisnya

Untuk mempelajari sebuah biola, alangkah baiknya anda mengenal lebih dulu tentang bagian-bagian biola secara spesifik. Untuk lebih lengkapnya lihat gambar di bawah ini:

Image

Bagian-bagian pada badan biola:

1. Scroll. Bagian biola yang berada di ujung kepala biola. Scroll tidak terlalu berpengaruh dalam playability anda ketika menggesek biola. Fungsinya yaitu sebagai tampet bersandarnya tangan anda ketika menyetem biola agar lebih nyaman.

2. Pegs. Berfungsi untuk tuning biola. Pada umumnya berjumlah 4 dan terbuat dari kayu.

3. Nut. Berfungsi menjaga jarak setiap senar. Biasanya terbuat dari bahan plastik keras.

4. String. Senar biola yang terdiri dari 4 buah senar yaitu : Senar G, Senar D, Senar A, dan Senar E.

5. Fingerboard. Papan jari yang berfungsi sebagai tempat jari menahan senar ketika digesek. Fingerboard pada biola tidak mempunyai fret layaknya pada gitar dan istrument bersenar lainnya.

6. Neck. Bagian leher biola yang berfungsi untuk menahan fingerboard dan tempat meletakkan telapak tangan anda ketika bermain biola.

7. Bridge. Bagian terpenting biola karena berpengaruh penting dalam produksi suara yang bagus. Berfungsi untuk menahan tekanan senar.

8. Tailpiece. Menahan pangkal senar agar stabil dan pas dengan posisi bridge.

9. Fine Tuner. Berfungsi sama seperti peg untuk menyetem tuning senar, tetapi diletakkan di badan tailpiece.

9. Body. Badan biola.

10. F hole. Dua lubang pada badan biola yang berbentuk huruf F yang berfungsi untuk tempat keluarnya suara dari resonansi bunyi di badan biola.

11. Chinrest. Membantu pemain biola untuk menahan biola dengan dagu dan rahang.

12. Soundpost. Sebatang tiang kecil yang berada di dalam badan biola yaitu dibelakang posisi bridge sebelah kanan. Dapat dilihat dari F hole. Soundpost ini berfungsi untuk menghantarkan getaran dari bridge ke ruang resonansti biola.

13. Alat penggesek biola sering juga di sebut Bow. Bagian-bagian bow dapat di lihat di bawah ini.

Image

14. Rosin. Berfungsi untuk membuat hairbow menjadi lebih kesat dan “menggigit” terhadap gesekan senar dengan cara menggesekkannya ke hairbow.

Image

15. Shoulderest. Alat bantu untuk mempernyaman pemain menahan biola di bagian bahu badan.

Image

Terima kasih 🙂

Memilih biola yang cocok untuk pemula

Image

Bingung mencari biola yang cocok buat anda? sedangkan anda masih awan tentang dunia perbiolaan?

Pada dasarnya biola itu dapat dibagi menjadi 2 tipe menurut fungsi dan tujuannya yaitu; Student Violin dan Professional Violin. Student Violin merupakan biola yang memang dikhususkan untuk pemula atau disini bisa kita sebut dengan istilah Student (Pelajar) sedangkan Profesional Violin dikhususkan untuk mereka yang sudah serius berkarir di bidang biola. Perbedaan yang mendasar dari kedua tipe biola ini dari harga yang harus ditebus untuk membelinya. Professional Violin harganya memang agak mahal dibandingkan Student Violin karena bahan kayu dan cara pembuatannya sangat berkualitas.

Tapi mengapa kedua tipe biola ini harus dibedakan? Apa anda masih belum pantas untuk membeli biola yang lebih mahal? sedangkan anda punya uang lebih? 

Belajar biola itu pada dasarnya susah dan butuh kesabaran ekstra. Salah satu guru biola saya mengatakan bahwa butuh kurang lebih 4 tahun untuk menguasai alat musik ini. Dan alhamdulillah saya baru belajar satu tahun sampai saat ini. Banyak sekali orang-orang yang awalnya ingin belajar biola tetapi menyerah di tengah jalan sehingga biola yang dibeli menjadi terbengkalai dan berdebu di pojok ruangan sebagai hiasan. Hal inilah yang membuat saya lebih menyarankan untuk membeli biola pemula yang lebih murah dulu agar biola tersebut tidak terlalu “mubazir” jika kalian menyerah.

Tapi anda sudah bertekad kuat dan tidak akan menyerah walaupun butuh 4 tahun belajar biola? Tidak apa-apa kan kalau langsung beli biola yang profesional?

Oke tidak apa-apa jika anda mempunyai uang yang cukup untuk membeli biola mahal. Hal tersebut sebenarnya kembali lagi dengan keadaan ekonomi anda yang mumpuni atau tidak. Tapi menurut hemat saya, membeli sebuah biola itu merupakan suatu pencarian. Kita tidak akan menemukan biola yang pas hanya dengan sekali menentukan. Walaupun mungkin anda sudah nyaman dengan biola pertama anda, pasti ada beberapa bagian yang akan anda ganti atau upgrade. Misalnya senar dll. Sebagai orang yang awam, kita masih buta akan suara biola yang di idam-idamkan. Butuh proses menemukan suara yang enak di telinga anda. Alangkah sayangnya ketika biola yang kita beli dengan harga mahal dan harus dijual murah karena tidak sesuai dengan suara biola yang kita inginkan.

Jadi anda sebagai seorang pemula seperti ini harus membeli Student Violin seperti apa?

Hal pertama yang harus kalian lakukan yaitu siapkan budget yang pas dengan dompet anda. Karena setau saya harga biola student itu berkisar antara Rp. 600.000,- sampai Rp. 1.500.000,-. Ada beberapa merk terkenal yang biasa digunakan oleh pemula untuk belajar biola seperti hofner, cremona, steiner, skylark, dll. Sebagian buatan cina dan buatan eropa, ini tidak masalah karena untuk ukuran Student Violin kualitas biola cina tidak kalah dengan eropa. Sebagai pemula alangkah baiknya untuk mengajak orang yang lebih tahu tentang cara memilih biola yang tepat. Misalnya guru musik atau teman anda yang sudah memainkan biola lebih dulu. Hal ini dikarenakan biola mempunyai ukuran-ukuran tertentu dan disesuaikan dengan bentuk tubuh anda, jadi harus lebih teliti.

Selamat menggesek ria!!! Semangat!!!

Silahkan posting kalau ada yang mau ditanyakan atau di share 🙂