Yura Yunita dan Glenn Fredly – Cinta dan Rahasia (Biola dan Ukulele Cover)

Advertisements

Tips berlatih membaca notasi balok secara sight reading atau primavista

670px-Sight-Read-Music-Step-1Sebagai musisi pemula, terkadang kita sering mengalami kendala dalam membaca notasi terutama notasi balok. Not balok seolah-olah terlihat sangat sulit dibaca oleh kita yang baru belajar musik dan partitur musik seperti diperuntukkan hanya kepada mereka yang belajar musik secara formal. Kenyataannya tidak kawan-kawan! Siapapun bisa belajar membaca notasi, asalkan tau dasar-dasarnya saja. Karena secara teori dalam membaca notasi balok itu tidak terlalu banyak kok. Di sekolah-sekolah juga biasanya diajarkan dasar-dasar membaca not balok di mata pelajaran kesenian. Nah, selebihnya kita hanya butuh kemauan yang kuat saja dalam berlatih. Yaa kata guru saya sih gitu, lebih susah belajar baca Al-Quran daripada baca not balok hehe

Untuk dasar-dasarnya temen-temen coba dibuka lagi deh buku-buku pelajaran keseniannya sewaktu SMP atau SMA. Terutama materi tentang simbol dan nilai not, tempo, dan istilah-istilah dasar lainnya. Karena disini saya tidak membahas hal tersebut lagi. Perihal yang mau dibahas yaitu pola latihan yang saya lakukan ketika berlatih membaca not.

Oh iya, saya belum jelasin apa itu sight reading atau primavista. Sight reading itu apa sih? ya kalo diartiin secara harfiah sih artinya baca sekilas. Kalo primavista itu cuman istilah lainnya saja. Jadi kita membaca notasi itu tidak ‘mengeja’ lagi. Dengan sekali liat saja kita langsung bisa membaca partitur sekaligus memainkkannya dalam satu waktu. Keren kan? hahaha

Nah silahkan dibaca dan dipraktekkan tips-tips dibawah ini. Cekidot.

1. Pilih materi musik yang cocok untuk kita

Sebagai pemula, kita harus mengukur kemampuan kita berada di tahap apa. Untuk yang belum pernah baca sama sekali, jangan menunggu lagi. Langsung saja dipraktekkan. Tapi harus membaca not-not yang dasar terlebih dahulu seperti not penuh atau not setengah. Jika sudah bisa, kita pilih pariture yang sekiranya selevel dengan kemampuan kita. Jangan terlalu memaksa.

2. Tenang

Jangan grogi dan merasa takut melihat partitur yang terlihat susah karena itu merupakan awal dari masalah kita dalam membaca. Tarik nafas, rileks dan tenangkan diri kita agar kita berlatih dengan konsentrasi penuh. Kesalahan seperti salah membunyikan not dan tempo berasal dari rasa ragu yang berlebihan.

3. Baca Judul lagunya terlebih dahulu

Sepertinya hal ini sepele, tetapi ini sangat penting. Dengan membaca judul, kita bisa menyimpulkan keseluruhan isi dari materi yang akan kita bahas. Jika kita tidak membaca judul lagu tersebut, kita akan kehilangan kunci utama untuk mengetahui emosi dan mood lagu tersebut. Kita harus masuk ke lagu yang akan kita mainkan agar bunyi yang dihasilkan memiliki emosi yang cukup kuat.

4. Lihat tempo

Biasanya tanda tempo diletakkan dibawah judul disebelah kiri. Biasanya cuma dituliskan alleggro, andante, vivace, lento dll (nah, ini harus dibaca lagi istilah-istilahnya). Atau bisa juga menggunakan angka dengan skala ukuran waktu bpm (beat per minute). Usahakan berlatih dengan metronome agar tempo yang kita latih lebih stabil. Tempo merupakan hal dasar yang penting ketika kita bermain secara berkelompok dan juga tempo menentukan emosi ketika kita bermain.

5.  Lihat birama

Lihat jumlah ketukannya dalam satu bar. Ada 4/4, 3/4, 3/8 etc. agar kita mengetahui nafas lagu yang akan dimainkan. Dimana ketukan pertama akan dimulai.

6. Lihat nada dasar

Ini hal penting yang harus diperhatikan, karena ketika kita salah membaca nada dasar, lagu yang kita mainkan akan terdengar aneh atau fals. Apakah kita bermain di nada dasar C, D, G, C#, Eb etc.

7. Lihat tanda perubahan

apakan dipartitur yang kita baca ada tulisan accelerando ataupun ritardando? perhatikan bagian-bagian mana saja yang harus diturunkan ataupun dinaikkan temponya. Tanda repeat (pengulangan), Fermata dll.

8. Lihat tanda dinamik

Perhatikan tanda forte, piano, crescendo, descrescendo dll. Bagian mana saja yang harus kita mainkan keras ataupun lembut agar lagu yang kita mainkkan lebih berwarna dan tidak kaku,

9. Perhatikan awal lagu

Awal lagu (biasanya beberapa bar di awal lagu)  merupakan tema dari sebuah komposisi atau kadang merupakan intro lagu. Baca beberapa kali sampai benar-benar ‘nempel’. Nyanyikan didalam hati. Hal ini dapat mempermudah kita menemukan gaya musik yang akan dimainkan karena kalimat-kalimat selanjutnya yang akan kita mainkan biasanya merupakan pengembangan dari tema tersebut. Baik dari segi pengembangan rythm ataupun melodi.

10. Fokus terhadap not-not yang susah dimainkan

Jika kita melihat not yang sekiranya bisa kita mainkan dengan mudah, lompat ke bagian yang lebih susah. Perhatikan pola rythm yang berbeda terutama not-not yang cepat seperti 1/8 dan 1/16.

11. Perhatikan ending lagu.

Bagian ini merupakan kesimpulan dari sebuah lagu. Normalnya, bagian ini merupakan bagian yang sulit dan dimainkan lebih dramatis daripada bagian lagu lainnya. Emosi yang kita sampaikan harus lebih ‘ngena’. Jika diawal kita harus memulai lagunya dengan baik, endingnya juga harus dimainkan dengan lebih berkesan. Yaa biar dapet tepuk tangan yang meriah ntar hehe

12. Baca lagi awal lagu

Loh kok dibaca lagi? haha. Setelah kita melihat komposisi yang akan kita mainkan secara keseluruhan, kita harus mengingat lagi rythm dasar yang akan kita mainkan dengan kemungkinan ratusan not yang akan kita bunyikan nanti.

13. Mainkan

Siapkan jari anda di nada pertama sebelum menggesek biola. Sepengalaman saya, nada pertama yang kita bunyikan juga menentukan hasil lagu kita nanti. Awalnya saja sudah fals, gimana nada-nada selanjutnya? hehe hal ini bisa menurunkan mood kita sewaktu bermain.

14. Mainkan secara perlahan

Mulailah dari tempo perlahan terlebih dahulu untuk mengurangi kesalahan yang akan muncul. Ketika kita melakukan kesalahan ditengah jalan, jangan berhenti. Terus saja baca dan mainkan sampai lagu selesai. Ulangi lagi dari awal, sampai kesalahan yang kita dapat semakin sedikit. Setelah semakin lancar, naikkan tempo sedikit demi sedikit sampai akhirnya kita mencapai tempo yang seharusnya.

15. Biasakan mata fokus ke setiap not. Jangan melihat ke arah lain.

Jangan lirik-lirik ke arah lain, apalagi kalau ada cewek cantik yang lewat. Cuekin saja. Tetap fokus ke partiture yang kita baca. Karena sekali saja mata kita tidak fokus, not dan tempo yang kita mainkan akan buyar. Dan juga jangan biasakan melihat ke arah fingerboard biola. Biarkan jari kita meraba sendiri not yang akan kita bunyikan.

Segitu saja tips dari saya, ya mungkin kalau ada hal yang tidak sesuai mohon kritik dan sarannya. Membaca sambil memainkan memang butuh konsentrasi yang ekstra. Karena mata, tubuh, pikiran, dan emosi kita harus sejalan agar bunyik yang kita hasilkan bisa terdengar indah.

Selamat mencoba. Salam Gesek!

Ukuran Biola

Image

Biola mempunyai beberapa ukuran, hal ini dikarenakan perbedaan postur tubuh si pemain biola yang berbeda-beda. Panjang tangan menjadi perbedaan yang mendasar untuk setiap violinist. Semakin panjang tangan, maka biola yang dibutuhkan yaitu yang berukuran besar, begitu juga sebaliknya yang mempunyai tangan yang pendek maka biolanya harus berukuran lebih kecil. Yang biasanya membutuhkan ukuran biola kecil yaitu anak-anak. Karena panjang tangan yang masih belum “nyampe” dan faktor kenyamanan bermain yang masih tidak cocok untuk memainkan biola yang berukuran dewasa.

Berikut ukuran-ukuran biola menurut umur dan ukuran panjang tangan:

1. Ukuran 4/4 atau ukuran dewasa. Biola ukuran 4/4 cocok  dengan panjang lengan 58 cm ke atas.

2. Ukuran 3/4. Biola ukuran 3/4 cocok dengan panjang lengan 54-56 cm

3. Ukuran 1/2. Biola ukuran 1/2 cocok dengan panjang lengan sekitar 50 cm

4. Ukuran 1/4. Biola ukuran 1/4 cocok dengan panjang lengan 45-47 cm .

5. Ukuran 1/8 . Biola ukuran 1/8 cocok dengan panjang lengan 42-45 cm .

 

Cara memilih gitar akustik yang cocok untuk anda

ImageGitar akustik kesayangan saya merk Cort tipe AD 850 SS, saya beri nama Zeta. Harganya sekitar 900 ribuan, nggak tau sekarang berapa soalnya kemarin kebetulan lagi ada diskon. hehe

Saya adalah seorang yang hobi bermain gitar sejak masih duduk di kelas 2 SMP. Saya menyukai gitar akustik maupun elektrik dengan segala kelebihan dan kekurangan masing-masing, tapi kali ini saya ingin membahas tentang bagaimana menentukan gitar akustik yang pas dan cocok dengan kebutuhab anda. Kita harus menyesuaikan kriteria yang kita inginkan dengan gitar akustik yang akan kita beli. Hal ini sebenarnya susah-susah gampang seperti dalam perihal mencari kekasih (curhat deh hehe). Oke langsung aja ke poin-poin yang harus diperhatikan dalam membeli sebuah gitar akustik. Check it out!

1. Tentukan kisaran harga gitar yang mau anda beli. Harga tidak pernah bohong. Semakin mahal harga gitar, semakin bagus kualitas yang akan kita peroleh. Poin pertama ini memang harus disesuaikan dengan kemampuan finansial anda untuk menyiapkan budget yang cukup untuk membeli gitar. Tapi memurut pendapat saya, gitar dengan kisaran harga Rp. 800.000,- sampai Rp. 1.500.000,- sudah dapat digolongkan ke kriteria bagus kok. Apalagi jaman sekarang yang sudah banyak bertebaran gitar akustik lokal yang harganya lebih murah akan tetapi kualitasnya cukup bersaing.

2. Perhatikan senar gitar yang akan digunakan. Senar gitar akustik itu umumnya ada dua jenis senar yaitu nylon dan steel. Sebagai pemula, tidak masalah menggunakan nilon ataupun steel. Tetapi patut diperhatikan bahwa memainkan senar steel pada awalnya jari akan terasa lebih sakit dibandingkan menggunakan senar nilon. Senar nilon juga suaranya lebih “bulat” dibandingkan senar steel yang lebih “cempreng”. Selain itu, senar nilon lebih enak untuk dipetik, sedangkan senar steel lebih pas untuk digenjreng menggunakan pick. Sekarang tinggal anda yang menentukan selera seperti apa yang diinginkan dalam bermain gitar akustik tersebut.

3. Tentukan bentuk semua bagian gitar akustik yang anda inginkan yang nyaman dengan tubuh anda. Perhatikan beberapa bentuk body gitar aksutik dibawah ini.

Image

Mengapa bentuk body juga penting? ini sangat berkaitan erat dengan kenyamanan anda dalam posisi anda dalam memainkan gitar. Cobalah memainkan gitar yang akan anda beli dengan beberapa posisi seperti duduk di kursi, duduk di lantai ataupun berdiri. Kalau sudah anda anggap nyaman, berarti itu bentuk bodi gitar yang pas untuk anda. Gitar yang saya punya mempunyai bodi berbentuk dreadnought dengan pantatnya yang sedikit lebar dan lekukan yang pas di paha saya ketika saya mainkan dengan posisi duduk di kursi.

Selain itu bahan kayu yang digunakan disetiap bagian gitar juga harus diperhatikan karena kayu disini sangat menentukan suara yang dihasilkan dan kenyamanan anda dalam bermain. Di bawah ini ada beberapa jenis kayu yang digunakan untuk membuat gitar. Kayu-kayu tersebut juga biasa disebut tonewood. Masing-masing kayu mempunyai kelebihan dan kekurangan, silahkan di cek lewat gambar di bawah ini.

Image

Dan terakhir yaitu leher (neck) dan papan jari (finger board) harus sesuai dengan tangan anda. Cobalah leher gitar dan mainkan di papan jari apakah sudah nyaman atau belum dengan bentuk tangan dan jari anda karena kenyamanan akan sangat mempengaruhi dalam teknik bermain anda nanti.

4. Dengarkan suara gitar dengan seksama ketika anda coba. Apakah suara gitar akustik tersebut sudah sesuai dengan selera telinga anda atau tidak. Warna suara gitar ada yang “renyah” ataupu “warm” itu, jadi tergantung dengan jenis bentuk suara yang anda inginkan apakah sudah pas di telinga anda. Setelah dirasa sudah pas, jangan lupa untuk memperhatikan setiap nada yang dihasilkan gitar akustik tersebut apakah ada yang fals atau tidak. Nada yang fals dapat kita cek dengan memetik setiap nada yang ada di fret dan mencocokannya menggunakan tuner. Ini salah satu contoh guitar tuner.

Image

5. Cek bonus yang anda dapat. Apakah gitar yang anda beli sudah lengkap apa tidak, seperti softcase, senar baru, pick, buku gitar dan lain sebagainya. Kalau gitar yang saya miliki alhamdulillah sudah mendapat bonus berupa softcase, saddle, dan beberapa string peg.

6. Teliti lagi untuk memeriksa seluruh bagian gitar akustik. Jangan sampai ketika anda sudah membeli gitar tersebut terdapat rasa kecewa ketika gitar sudah sampai di rumah. Cek lagi apakah ada bagian gitar yang rusak, lecet, dan finishing yang tidak sempurna.

7. Selamat menggenjreng ria bersama gitar akustik baru. 🙂

Bagaimana cara menjadi seorang musisi?

indexBanyak sekali orang yang bermimpi menjadi seorang musisi. Beberapa orang memang mempunyai bakat di bidang musik, akan tetapi tidak sedikit pula yang harus berlatih keras untuk menjadi seorang musisi handal. Menjadi seorang musisi sebenarnya bukan hal yang mustahil, tetapi untuk mewujudkannya bukanlah hal yang mudah. Kita harus berkomitmen, selalu berlatih dan sabar. Mungkin beberapa poin dibawah ini bisa menjadi langkah-langkah penting untuk menjadi seorang musisi yang handal. Check it out!

1. Pilihlah alat musik yang sesuai dengan minat dan bakat. Mungkin di antara anda ada yang ingin menjadi gitaris seorang band rock, drummer beraliran blues, ataupun seorang violinist di suatu orchestra terkenal. Alat musik pertama yang anda pilih sangat menentukan ke arah mana anda akan memulai perjalanan musik anda, karena melakukan sesuatu itu harus dimulai dengan rasa senang dan minat terlebih dahulu. Sekedar tips dari saya, dalam memilih dan membeli suatu alat musik alangkah baiknya anda ditemani oleh teman ataupun guru musik yang lebih paham alat musik mana yang cocok buat anda. Karena bagaimanapun anda masih orang awam dalam bidang musik. Untuk awal belajar alangkah lebih baik jangan dulu membeli alat musik yang mahal karena mungkin saja bakat musik anda bukan di instrumen tersebut sehingga harus berganti ke alat musik yang lain.

2. Pelajarilah teori musik dan latihan rutin. Bagi sebagian orang, mempelajari teori musik itu buang-buang waktu. Di sini kesalahan kita yang terlalu menyepelekan hal penting ini. Bagaimanapun, teori musik merupakan bagian yang sangat penting dalam memainkan suatu instrumen dan menulis sebuah lagu. Teori musik sebenarnya dapat dengan mudah kita pelajari di buku-buku musik dan internet. Apalagi bila kita mempunyai uang lebih untuk belajar di sekolah musik, bisa lebih mantap dan serius lagi belajar teorinya. Jangan lupa juga untuk mempelajari lebih dalam tentang sejarah musik dan segala macam pengetahuan tentang musik karena pengetahuan ini akan sangat berguna dalam keprofesionalan kita dalam bermusik. Dengan teori yang mumpuni, kita bisa mempelajari teknik-teknik bermain yang lebih spesifik. Ketika mempelajari suatu alat musik, kejenuhan pasti akan kita lalui. Hal ini jangan dijadikan halangan buat kita untuk tetap bermusik, karena ketika kejenuhan menghampiri kita, itu berarti kita sudah melalui setengah perjalanan untuk menjadi seorang musisi handal. Berlatihlah secara teratur dan tetap semangat.

3. Mencari teman bermusik. Teman atau partner bermusik itu penting. Ketika skill bermusik kita meningkat pesat dengat teori matang. Carilah teman yang seide dan satu tujuan dalam bermusik. Kita bisa berbagi pengalaman dan ilmu untuk lebih dalam mempelajari minat musik yang akan kita fokuskan. Bermusik secara bersama-sama akan membuat belajar musik serasa lebih menyenangkan. Bisa dengan cara membentuk suatu band ataupun ikut serta dalam komunitas seni lainnya.

4. Enjoy it. Nikmati kehidupan bermusik kita dan teruslah berkarya!